Culture Shock: Sholat Jumat

Mondar-mandir, tengok kanan-tengok kiri itulah yang ku lakukan di sebuah kompleks pertokoan di perempatan sebuah jalan di Houston. Yang dicari bukanlah toko mainan, buku apalagi senjata api, simply hanya mencari sebuah masjid untuk sholat Jumat.

Namanya Makkah Masjid, dia terletak di pojok kompleks pertokoan di perempatan Beechnut Rd dan Winkleman Rd, Houston, Texas.

Masjid Mekkah di Houston, Tx
Masjid Mekkah di Houston, Tx

Sholat Jumat dimulai sekitar jam 2 siang, saat itu musim panas di belahan bumi bagian utara, matahari bersinar lebih lama daripada di daerah khatulistiwa. Suhu udara di Houston bisa mencapai lebih dari 100 derajat fahrenheit atau lebih dari 37 derajat celcius di musim panas. Berbeda dengan Indonesia yang beriklim tropis, udara di negara 4 musim sangat kering jadi akan lebih sulit untuk berkeringat meskipun sedang berolah raga di terik matahari sore di sana.

Jam 1 masjid mulai terisi para jamaah yang kebanyakan berwajah khas asia selatan. Setelah agak banyak jamaah yang datang, tiba-tiba ada seorang bapak yang nampaknya seorang imam di masjid itu naik ke mimbar dan memulai khutbah tanpa didahului dengan adzan. Bahasa yang digunakan bukanlah bahasa Inggris, bukan pula bahasa India ataupun Arab, semacam gabungan keduanya menurutku. 20 menit berlalu, khutbah selesai kemudia berdirilah seorang jamaah kemudian mengumandangkan adzan yang menandakan telah masuk waktu untuk sholat Jumat. Aku pun bingung dan bengong. Continue reading “Culture Shock: Sholat Jumat”