Anti Sosial

Pada jaman dahulu kala, disekolah, kita selalu ditanamkan pengertian bahwa manusia adalah makhluk sosial, maksudnya makhluk yang tak bisa hidup dengan seorang diri dan selalu membutuhkan orang lain untuk mencukupi kebutuhannya serta bertahan hidup (CMIIW), Oleh karena itu pulalah manusia membentuk koloni-koloni yang disebut masyarakat, suku, bangsa dan negara.

Namun akhir-akhir ini saya melihat berbagai pemandangan yang membuat saya berpikir bahwa kita ini yang biasa disebut sebagai makhluk sosial justru sering melakukan hal-hal yang anti sosial. Kita tak perlu jauh-jauh mencari contoh tentang masalah HAM, demokrasi, pembunuhan atau kasus-kasus berat dan berjerawat yang lain … loh???. Salah satu bentuk anti sosial yang paling sering dilakukan oleh anak muda sekarang adalah memakai head set

nah lho … kok bisa?

Continue reading “Anti Sosial”

Advertisements

Paper gratis …

Bagi temen-temen senasib sepenanggungan yang sekarang lagi bingung bagaimana caranya mencari paper atau tulisan ilmiah di internet, ada tips yang bagus dari Yudi Agusta, Silakan baca tulisan lengkapnya disini.

Selamat mencari-cari ria …

😀

Sampah#1: Just another trash …

Peringatan :
ini hanya tulisan sampah, dibacapun juga tiada berguna. apabila anda ingin tetap membaca, resikonya anda tanggung sendiri.

Ahhh …. AXIS oh AXIS …. kenapa untukku 3G mu tidak nyala …. ahhhh

setelah sesaat menikmati guyuran bandwith gratis melalui 3G, kini harus menikmati (lagi) tetesan-tetesan byte dari gprs … sungguh-sungguh menyakitkan.

Sayup-sayup terdengar pembicaraan mengenai gonjang-ganjing-nya dunia perdangdutan Indonesia oleh sebuah acara infotainment dari kamar sebelah, ohh….ternyata sampah, dan tak berguna lagi. Pagi ini kembali melongok ke tempat-tempat tetangga, ternyata menemukan ini dan juga ini, dan ohh… ternyata sampah-sampah on-line yang lain.

Ternyata dunia ini memang kotor, dimana-mana terlihat sampah, dan tanpa terasa pun, kita, saya, anda, mereka, juga turut mengotori jagad maya ini.

semoga sampah-sampah kita menjadi sampah yang berkualitas dan dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang berguna bagi umat manusia

Pulang ketemu nikahan

di tepi kota ini
ku merasa sangat sepi
berdiri di atas karang
ku kenang wajahmu

berikan aku waktu
‘tuk berlabuh ke pelukmu
sadarkan semua niatmu
dan jangan tinggalkan aku
jangan tinggalkan

Nidji, Pulang …

Bukannya kangen ataupun homesick, tapi itu lagu yang sedang berdendang di Zen Stone saya ketika membuat tulisan ini, dan sendirian pula, di pojokan lantai tiga sebuah kampus Institut Teknologi di Surabaya, bukan Institut Teknologi Surabaya lho … (memangnya ada?), ditambah lagi dengan dinginnya AC yang padahal di remote-nya sudah menunjukkan angka 20 (dua puluh) derajat celcius tapi dinginnya tetap as*m.

Kenapa tidak homesick alias kangen rumah? ya karena habis pulang hehehe …. *garing dan ga penting banget kan*.

Btw, anyw, busw, kemarin, tepatnya sih hari minggu 6 april 2008, ada acara yang membuat saya harus pulang dan bekerja ekstra keras dirumah (menghabiskan makanan, merapikan tempat tidur setelah bangun, dan tetap bangun di siang hari). Yaitu acara resepsi pernikahan kakak perempuan saya. Sedikit OOT, yang menikah ini kakak perempuan saya yang no tiga, kakak perempuan yang pertama sekarang sudah mempunya dua anak, yang keduapun (yang juga perempuan) sudah menimang seorang anak, kalau begini kayaknya kok saya sudah tua ya, sudah punya tiga keponakan, bahkan sudah seharusnya dipanggil kakek oleh cucunya sepupu … (sepupu aja udah bercucu … wuih.. tua banget).

Continue reading “Pulang ketemu nikahan”

Apajadinya bila youtube ….

Saat enak-enakan nonton metro kemarin sabtu, tiba-tiba mata saya terpaku pada sebuah tulisan berjalan yang isinya “akses internet ke youtube akan ditutup karena mengupload film Fitna”….nah lho …. dan saat blogwalking saya menemukan tulisan ini dari blog-nya Pak Romi yang didalamnya terdapat surat sakti ini.

Setelah membaca tulisannya Pak Romi, saya jadi kepikiran apa jadinya bila youtube benar-benar ditutup aksesnya oleh pemerintah (Depkominfo, red)? Bila memang benar terjadi, maka ini adalah sebuah kemunduran dari dunia per-internet-an Indonesia.

Loh .. kok? Continue reading “Apajadinya bila youtube ….”

TA in Progress#2; Upper Approximation code

Kode yang dipasang disini kali ini adalah bagian untuk menentukan pasangan Upper Approximation dan kardinalitas nya. Sebenarnya tak jauh berbeda dengan yang sebelumnya, mungkin hanya algoritma untuk mendapatkan Upper Approximation saja yang berubah signifikan.
Oh ya … sebelum lanjut, sebenarnya tulisan ini lebih dapat dinikmati dengan segelas teh hangat dan sepiring pisang goreng, lebih afdhol lagi kalau bacanya pada saat hujan turun … Mak Nyuzzz ….. *yang dinikmati teh hangat dan pisang goreng nya bukan program java nya 😀 .. hehehe*Selamat menikmati …

Continue reading “TA in Progress#2; Upper Approximation code”

OOXML pun jadi ISO

Berita ini saya dapat dari milis linux-aktivis yang dikirim oleh Fery Haris (Mantan bos saya waktu KP di Depkominfo,, biasanya dipanggil Mas Fe sama anak2,,). Informasi lebih jauh tentang diterimanya OOXML (Office Open XML) sebagai standard ISO internasional dapat anda lihat di detiknet, open malaysia blog, dan di webnya iso. Atau ini untuk mengetahui komentar mas Fe tentang masalah ini.

Kita tunggu bagaimana sikap pemerintah dan imam-imam open source Indonesia.

Ganti theme (lagi ???)

Akhirnya ….

Setelah diprotes beberapa teman gara-gara comment nya salah semua akhirnya jadilah saya pindah ke themes ini (phu ly). Loh … trus apa hubungannya? Nah itu dia …. sebenarnya saya sudah merasa PW dengan themes sebelumnya (Tarsky), tapi muncul beberapa keanehan yang sangat mengganggu, yaitu duplikasi, impresisi, halusinasi (or whatever it is) komentar.

Ga ngerti? …

Maksudnya jika anda mengisi komentar di salah satu tulisan saya, misalkan ini , kadangkala komentar yang anda tulis justru terdapat di tulisan yang ini, Setelah di selidiki ternyata itu adalah salah satu bug-nya theme Tarski. Makanya setelah itu gantilah blog ini menggunakan theme (phu ly) ini.

Semoga kali ini tidak bermasalah lagi dan dapat langgeng sampai akhir masa … loh

TA in Progress#1; Lower Approximation code

Catatan harian (mungkin juga mingguan atau bahkan bulanan) TA nya noval 02 April 2008, 01:03 WIB

Okelah, setelah berbulan-bulan ada di pikiran, saking lamanya ngendon sampai-sampai terkubur jauh di bawah pikiran untuk nonton film, blogging, maen, nge-game, dllsb, akhirnya hari mulai juga nyoba-nyoba coding untuk TA.

Untuk TA kali ini (emang ada berapa kali?) bahasa pemrograman java digunakan sebagai platform utamanya, bukan karena OOP nya, WORA nya atau apa-apanya, tapi hanya karena bisanya cuman itu, kalau pake bahasa yang lain males belajarnya :D. Untuk Database nya sementara masih dipercayakan pada MySql

Source code ini digunakan untuk menentukan lower approximation dari sebuah dataset *Bagi yang bingung apa itu lower approximation dll, harap nikmati sajah 🙂*. Versi source code ini masih amat jauh dari sempurna, bahkan mungkin belum bisa dibilang sebagai prototype. berikut ini adalah source codenya :

Continue reading “TA in Progress#1; Lower Approximation code”

How To Conduct a Research

This post is based on what i got on the last Intelligence System research class, just in case if i forget (again) with what i got in the class 😀

If you want to conduct a research, first of all you have to decide what kind of topic you want to research.  This topic should be suits you well, in other words, you have to love the topic you have choosen.

Second, after choosing a topic, then you should explore the topic to identify and define the problems that have to be solved. If your topic is from a paper, then you should see it as a guidance not as a goal that has to be achieved.

Since you know the problem, the third, try to collect as many as possible reference for the problems to know more about the problems.  Then, the next, is try to solve the problems with all your might, and don’t forget to documentate everything in case sometimes it will be useful for you.

PS :

Research is not always creating something that completely new, you can modifying, adding or restructuring previous works to solve the problems, as long as it’s in constructive framework.