new header v 1.0.1 (unstable)

kelamaan mikir buat wishlist v 2.0, akhirnya yang di rilis duluan malah header v 1.0.1 (unstable) di blog ini. if you notice, header blog saya sudah tidak lagi bergambar tempat sampah tapi sudah berganti menjadi potongan foto yang agak abstrak. tapi tetep kok tagline-nya : tempat sampahnya noval. karena memang ini tempat nyampahnya saya ๐Ÿ˜€

rush by novalp
rush by novalp

foto diatas bisa juga dilihat di halaman flickr saya, atauย View On Black untuk versi hugeblack nya.

foto tersebut diambil di clarke quay singapore. nah ngomong-ngomong tentang pergi ke singapore, obviously that was my first time i went there, and also that was my first i had been abroad (haha..maklum wong ndeso). bagi yang belum tau apa itu clarke quay bisa lihat di sini atau di wikipedia.

first impresion. it’s a cool place for hanging out with your friends. konsep nya clarke quay adalah one stop caffe, resto with a nice singapore river bank view. jadi memang disini tempat nongkrong bareng karena emang banyak caffe dan tempat makan yang kayaknya asyik (dan tentu saja asyik di dompet).ย  yang asyik lagi di pinggiran singapore river biasanya ada street performance, kemarin yang saya jumpai adalah parade drum, karena saat itu masih dalam nuansa piala dunia jadi mereka membawakan beat-beat berirama bola yang agak-agak bernuansa samba (halah). yang membuat saya merasa agak nyaman adalah karena saya bebas moto-moto disana, tidak ada rasa takut / malu kalo menggantungkan kamera di leher karena memang semua orang seperti itu jadi aman dan tenteram dah. ada satu wahana yang worth trying kalo anda ke clarke quay yaitu G-MAX, sebuah reverse bungee pertama di singapore, yang katanya bisa sampe 4-5 G kekuatannya, sekelas gaya yang diberikan pesawat tempur saat bermanuver ke pilotnya, tapi jika anda bukan orang yang suka dengan wahana yang butuh adrenalin tinggi G-MAX amat sangat tidak disarankan, it’s really bad for your health. Untuk bisa merasakan G-Force di G-MAX anda harus mengeluarkan duit sebesar 45-50 SGD (1 SGD = +- IDR 6.600), dan karena inilah akhirnya saya harus memendam dalam-dalam niat untuk mencoba wahana ini.

setelah pukul 11:00 malam waktu singapore clarke quay mulai sedikit demi sedikit me-‘liar’. suara dentuman musik yang terdengar mulai berganti ke musik techno, street performance dan accoustic live music sudah tak ada, di disinilah tanda-tanda dimulainya jam ‘dugem’ di clarke quay. not to mention, selain caffe dan resto, di clarke quay juga tersebar bar-bar di setiap sudutnya. di clarke quay ada beberapa tempat dugem, tp mungkin yang paling terkenal terkenal ada dua, yaitu the arena dan satu lagi yang terletak di jembatan sungai singapore (ga tau namanya kalo yang ini). jadi sekitar jam 1 atau jam 2 pagi waktu setempat anda akan mencium bau alcohol yang menyengat dimana-mana. pemandangan orang mabok digelandang security keluar dari club trus muntah-muntah bisa dikatakan ada dimana-mana dan tidak hanya satu dua orang, tapi banyak orang (banyak banget lah pokoknya). jadi jika anda ke clarke quay di atas jam 11 malam, maka anda akan melihat ‘gerbang-gerbang neraka mulai terbuka’.

ada dua alasan kenapa kami (saya + teman-teman) bertahan di clarke quay sampai pagi yaitu, pertama karena pengen nonton semifinal piala dunia di clarke quay, dan yang kedua karena ga ada tempat menginap..haha. sebenarnya ada mesjid di dekat situ, sekitar 300 m dari clarke quay, yang bernama Masjid Omar Kampong Melaka, sebuah masjid yang sangat bersejarah karena merupakan pertama yang dibangun di singapore. nah pinginnya sih kami numpang istirahat di masjid itu, namun apa daya masjid di sana tak seperti disini, ketika kami kesana sekitar pukul 12 an malam untuk sholat isya, pintu masjid sudah terkunci rapat, akhirnya pupus sudah harapan kami untuk dapat tempat nginap gratis.

kalau ngomong tentang masjid Masjid Omar Kampung Melaka ini, benar – benar masjid yang subhanallah … luar biasa nyamannya. dari segi bangunan memang tidak terlalu besar jangankan dengan istiqlal, dengan manarul ilmi (masjid kampus ITS) saja masih kalah, mungkin luasnya hanya 1/2 dari manarul, tapi fasilitas yang diberikan luar biasa. kami masuk masjid pada waktu subuh, sekitar pukul 6 pagi waktu singapore (jam 5 pagi WIB), ketika masuk halaman masjid kami sudah disapa ramah oleh seorang bapak pengemudi taksi yang juga akan menunaikan solat subuh dengan salam “assalamualaikum”, langsung seketika hati jadi tentram setelah semalaman melihat pemandangan orang mabuk dan muntah-muntah :&.

kemudian kamipun menuju tempat yang tentu saja yang menjadi tujuan pertama kami sebelum tempat wudhu, toilet. dan disinilah kami merasa layaknya berada di toilet hotel berbintang. lampu dengan memakai sensor, sandal khusus yang ada di setiap bilik, toilet yang bersih dan rapi, belum pernah saya melihat ada yang seperti ini di masjid manapun di indonesia tercinta. dan satu lagi fasilitas masjid yang amat sangat wah adalah adanya coffe machine di salah satu sudutnya, benar-benar berasa di hotel pokoknya. dan di masjid ini pula kami bertemu dengan dua orang backpacker dari indonesia yang asalnya ternyata dari surabaya (maaf kawan, saya lupa nama anda berdua) yang ternyata numpang tidur di masjid tersebut. nah bodohnya saya, saya lupa menanyakan bagaimana mereka bisa nebeng tidur padahal jelas-jelas pintu pagar masjid terkunci, itung-itung kalau besok-besok ke situ lagi dan ga ada dana penginapan hehe *just in case*.

yang pasti hari sabtu itu hell of weekend, kita berempat literally one night stand at clarke quay alias berdiri semalaman di clarke quay. meski kaki gempor karena jalan terus plus kelamaan berdiri tapi tetap jadi weekend yang fun dan asik.

ps: from 53 photos taken, only this one worth uploaded

Advertisements

4 thoughts on “new header v 1.0.1 (unstable)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s