Ya … the stones are still rolling …

akhirnya … setelah melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan kutemukan dia. setelah mondar-mandir pancoran semanggi akhirnya ketemu juga di bukunya di gramedia GATSU (loh..) hari sabtu tanggal 29 mei 2009 kemarin sekitar pukul 20:15 malam, dan setelah terjadi kesalah pahaman antara karyawan gramedia semanggi, salah satu karyawan gramedia pada minggu lalu telp kalau bukunya sudah ada dan siap diambil, tapi pas disana karyawan yang berbeda malah bilang kalo bukunya belum datang dan masih dalam tahap pemesanan. waktu itu cuma satu yang ada di pikiran saya “harus dapat bukunya malam ini … ga boleh besok apalagi lusa… harus malam ini” akhirnya saya coba telepon gramedia gatsu, dan alhamdulillah ternyata bukunya masih ada, sebenarnya sudah agak pesimis sih untuk mendapatkan buku ini, soalnya bisa dibilang lumayan limited, 3.400 eksemplar untuk seluruh Indonesia raya.

buku ini adalah buku biografi GIGI, salah satu band terbaik di jagad Indonesia (menurut saya). buku ini juga memecahkan rekor sebagai buku termahal yang pernah saya beli sampai saat ini, seharga 240 ribu perak untuk sebuah buku. 

 

the stones are still rolling
the stones are still rolling

 

 

pandangan pertama

GEDE banget… itulah kesan pertama ketika menerima bukunya dari kasir, buku ini berukuran 21 x 29.7 cm dan tebalnya 428 halaman, dan yang bikin lebih kelihatan gede, tebal dan lux adalah cover nya yang hard cover dan kertas yang dipakai adalah kertas lux glossy untuk semua halaman. dan ada bonus DVD konser 11 januari yang diselenggarakan di jogja pada tanggal 11 januari 2008 kemarin. di halaman-halaman awal buku ini terdapat foto close up masing-masing personel dan juga beserta tanda tangan asli dari mereka (ga bayangin, tanda tangan sampe 3400 kali..wuihhh).

story

 buku karya Adib Hidayat ini menceritakan semua tentang GIGI (iyalah .. namanya juga biografi), mulai dari masa kecil masing-masing personel, bagaimana perjalanan mereka, susah senangnya hidup di jalur musik, sampai mereka bertemu dan membentuk band dengan nama GIGI dan perjalanan GIGI dari awal berdiri sampai sekarang di usia yang ke 15.  

di awal-awal buku, yang diceritakan adalah latar belakang para personel nya lengkap dengan semua bab kehidupan yang mereka hadapi sebelum membentuk GIGI. dan ternyata mereka sampai pada state yang sekarang ini melalui banyak sekali rintangan dan cobaan yang berat. budjana yang setelah lulus dari SMA2 Surabaya langsung nekat pergi ke Jakarta (dengan uang seadanya) tidur dengan menumpang di kos teman dan di rumah saudaranya dan menganggur karena tidak ada yang mau memakai jasanya sebagai session player selama berbulan, begitupun dengan thomas,armand, maupun hendy, mereka tidak berlimpah dengan kemewahan, mereka harus berjuang agar bisa hidup di dunia musik.

GIGI bukan band yang dibentuk oleh sekelompok sahabat dekat dari kecil selayaknya band-band yang ada sekarang, mereka adalah kumpulan session player yang kemudian kenalan dan membentuk band. thomas ramdhan pernah jadi basist nya anggun c sasmi, armand pernah manggung dengan trio libels. budjana, kalau yang ini sudah malang melintang sebagai session player di band ibukota dan juga penyanyi-penyanyi ibukota, sedangkan hendy pernah menjadi drummer nya erwin gutawa orchestra dan ommelete band.

selanjutnya diceritakanlah bagaimana awal karir GIGI, masalah-masalah yang dihadapi, mulai dari album angan sampai album jalan kebenaran. setiap album mempunyai kisah yang berbeda, seperti di album 2×2, dimana terjadi pergantian 2 personel sekaligus, yaitu budhi haryono menggantikan ronald fristiyanto dan opet alatas menggantikan thomas ramdhan.

kesan

bagi anda yang mengaku senang musik dan musiknya GIGI, buku ini recommended banget (kalau punya uang), dan buku ini memang worthy untuk dibeli dengan harga segitu. dan yang pasti inilah salah satu apresiasi saya terhadap GIGI.

p.s : kalau ingin sukses jangan takut ambil resiko untuk keluar dari jalur mainstream dan eksis di jalur indie.

[image grabbed from : vivanews.com]

Advertisement

9 thoughts on “Ya … the stones are still rolling …”

    1. @sukma : iyo … larang …

      @sul : nah iku ton … asline yo pengen ae duwe … :p

      @sanny: itu hasil tabungan berbulan2 loh … T.T

      1. loh.. tidak ingatkah anda akan yel-yel angkatan?

        “…gak punya buuukuuuu… di copy ajah…”
        wkwkwkwkwkwkwkkw

  1. Mas, itu buku skrg nasibnya gimana, aku dah keliling cari buat temanku yg ngefans bnget dg GIGI tp gak ketemu2 bukunya. Dia mw ultah palnning mw belikan itu buku tp sdh gak ada.

    1. Halo Brendy, bukunya masih dirumah *terakhir kali saya ngecek sih*. Mungkin coba aja ke gramed dan tanya ke penjaganya siapa tahu bisa pesan, saya dulu juga begitu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: