September 5, 2009
sudah lama ternyata blog ini tidak diupdate …
sesuai dengan judul diatas, akhirnya setelah menunggu sekian lama (downloadnya), kemarin Jumat 4 september 2009, slackware 12.1 resmi pensiun dan digantikan oleh slackware 13.
hmmm … apa yang beda sih antara 12.1 dengan 13? banyak lah … yang pasti beda versi satunya 12.1 satunya 13
, kernelnya (2.6.24.xx dg 2.6.29.xx) dan yang pasti desktop manager nya menggunakan KDE 4.2 sudah tidak menggunakan KDE 3.5 lagi (and i love this one), lebih lengkapnya silahkan baca disini.
Untuk proses instalasi tidak jauh beda dari versi-versi sebelumnya, kalau boleh dibilang bahkan sama, namun lebih cepat (menurut saya). untuk after install configuration nya tidak seribet di versi 12.1, di versi 13 saya hanya install driver nvidia saja biar bisa nonton file mkv dengan nyaman dan tenang

setelah make ini rasanya males pindah-pindah ke windo*s lagi
iso nya dapat didownload di kambing.ui.ac.id (berbahagialah kalian yang masih memiliki akses ke jaringan inherent)
Juli 8, 2009
Bicara soal hati nurani rasanya ku tak pernah bohongi diri
Bicara tentang kata hati rasanya aku ingin terus memaki
Omong-omong soal kemunafikan
kita semua punya kekurangan
Omong-omong soal harga diri kita semua belum tentu memiliki
Nafsu syahwat palsu bejad
Sick fake freak hipokrishit
Tuhan jangan biarkan aku jatuh jauh
kelembah nista yang semakin dalam
Jangan biarkan aku terkurung dalam
kehinaan dan kemunafikan
Aku hina dan kotor serta tak pantas masuk kedalam surga Mu
Ku juga lemah dan tak tahan akan panasnya api neraka Mu
God Help Im’ drown
God Forgive me, God Forgive me
When the sun arise from west (arise from west)
When the sin out of the demon ass (the demon ass)
We will pay what we have done before (we’ve done before)
Through the pain, or no limit pleasure (Hipocrishit)
God help I’m sick
God forgive I’m weak
purgatory – hypocrite (accoustic version)
[semoga bisa menjadi rengungan bersama]
Juni 23, 2009
pagi ini secara tidak sengaja saya menonton sebuah acara di O channel (tumben, padahal biasanya jarang-jarang lihat tv) yaitu Pagi Jakarta, sebuah acara talk show yang di tayangkan di pagi hari (ya iyalah … namanya juga Pagi Jakarta). nah kebetulan sekali tema yang diangkat saat itu adalah the whining syndrome. tapi dalam tulisan ini saya tidak akan banyak membahas masalah whining alias mengeluh karena rasa-rasanya sudah banyak orang yang tahu jika mengeluh itu tidak baik buat kesehatan dan membuat orang tidak bisa berkreasi dan berkarya.
di dalam talk show itu, sang narasumber (yang saya lupa namanya) mengatakan sesuatu yang menarik, setidaknya bagi saya, “Happy itu ada dua unsur di dalamnya, yaitu pleasure dan meaning“. setelah dipikir-pikir memang benar perkataan itu. seseorang bisa dikatakan bahagia jika dalam apa yang dikerjakannya dia mendapatkan kesenangan dan arti dari apa yang dikerjakannya. perasaan senang saja belum bisa dikatakan bahagia jika dia tidak mempunyai arti bagi dirinya ataupun orang-orang sekitarnya, contohnya mengkonsumsi narkoba, yang pasti ketika dalam keadaan fly high orang pasti akan merasakan senang namun itu sama sekali tidak memberikan nilai lebih dari perbuatan yang dilakukan, yang ada malah memberi nilai kurang. Baca terus →